STUDI
KASUS
1.
Traceroute
Traceroute/tracert (pada windows) berguna
untuk menganalisa jaringan internet yang digunakan, dengan
mengetahui rute perjalanan data melalui paket-paket data yang dikirim ke host
(server) melalui media di internet atau jaringan komputer.
Untuk mengetahui jalur yang ditempuh untuk mencapai
suatu node, traceroute mengirimkan 3 buah paket probe tipe UDP dari port sumber
berbeda, dengan TTL bernilai 1. Saat paket tersebut mencapai router next-hop,
TTL paket akan dikurangi satu sehingga menjadi 0, dan router next-hop akan
menolak paket UDP tersebut sembari mengirimkan paket ICMP Time-to-Live Exceeded
ke node asal traceroute tersebut.
Dengan cara ini, pengirim traceroute tahu alamat IP
pertama dari jalur yang ditempuh.
Kemudian, sumber traceroute mengirimkan 3 buah paket
UDP lagi dengan nilai TTL yang dinaikkan 1 (TTL = 2), sehingga router pertama
di jalur menuju tujuan traceroute akan melewatkan paket UDP tersebut ke router
selanjutnya. Router hop kedua akan melihat bahwa paket tersebut sudah expired
(TTLnya jadi 1, setelah dikurangi oleh router pertama). Maka, seperti halnya
router pertama, router tersebut akan mengirimkan paket ICMP Time-to-Live
Exceeded ke sumber traceroute. Sekarang, sumber traceroute telah mengetahui hop
kedua dari jalur menuju tujuan traceroute.
Sumber traceroute akan mengirimkan lagi paket UDP
dengan TTL ditambah 1 (TTL = 3). Router hop ketiga akan membalas dengan paket
ICMP Time-to-Live Exceeded ke sumber traceroute, sehingga sumber traceroute
mengetahui alamat IP router hop ketiga. Proses ini akan diulang terus paket UDP
yang dikirimkan mencapai alamat IP tujuan traceroute. Tiga buah paket UDP
traceroute adalah jumlah paket default dari aplikasi traceroute. Inilah mengapa
kita melihat tiga buah tampilan latensi saat melihat hasil traceroute yang
dijalankan.
Tidak semua aplikasi traceroute menggunakan UDP.
Windows menggunakan paket ICMP, sedangkan sejumlah aplikasi tertentu
menggunakan paket TCP.
Cara menghitung latensi tiap hop adalah dengan
mengukur selisih antara timestamp paket probe yang dikirimkan dengan timestamp
dari paket ICMP TTL exceeded yang diterima. Router yang berada sepanjang jalur
pengiriman tidak akan melakukan pemrosesan data timestamp. Dari cara ini, yang
kita ketahui hanyalah waktu total pulang-pergi dari sumber ke router hop
tertentu. Delay yang terjadi sepanjang perjalanan kembali ke sumber juga akan
berpengaruh.
Kemudian, alamat IP dari interface manakah yang kita
lihat dari hasil traceroute?
Alamat IP yang kita lihat dari hasil traceroute
adalah IP dari interface ingress router. Sebenarnya, RFC 1812 menyebutkan bahwa
sumber ICMP haruslah dari interface egress. Namun, hal ini akan menyebabkan
hasil traceroute menjadi kacau.
Cara melakukan Traceroute
pada Windows
- Masuk
Ke Command Prompt (CMD) dengan cara ketik Windows + R
- kemudian
ketikkan >> tracert nama domain
contoh : tracert www.teknokrat.ac.id - hasilnya
seperti gambar berikut :
2.
PING
DAN ICMP
Kegunaan PING antara lain adalah sbb:
Mengetahui status up/down komputer dalam
jaringan.Kita dapat mengecek apakah sebuah komputer up/down menggunakan
perintah PING, jika komputer tersebut memberikan response terhadap perintah
PING yang kita berikan maka dikatakan bahwa komputer tersebut up atau hidup.Memonitor
availability status komputer dalam jaringan.PING dapat digunakan sebagai tool
monitoring availibilitas komputer dalam jaringan yang merupakan salah satu
indikator kualitas jaringan yaitu dengan melakukan PING secara periodik pada
komputer yang dituju. Semakin kecil downtime, semakin bagus kualitas jaringan
tersebut.Mengetahui responsifitas komunikasi sebuah jaringan.Besarnya nilai
delay atau latency yang dilaporkan oleh PING menjadi indikasi seberapa
responsif komunikasi terjadi dengan komputer yang dituju. Semakin besar nilai
delay menunjukkan semakin lamban respons yang diberikan. Sehingga nilai delay
ini juga bisa digunakan sebagai indikator kualitas jaringan.
Banyak aplikasi hanya bisa dijalankan dengan
maksimal delay tertentu, sehingga sangat penting untuk mengukur delay pada
jaringan untuk memastikan aplikasi tersebut dapat dijalankan. Aplikasi yang
memerlukan delay kecil dikatakan sebagai delay-sensitive application dan
memerlukan jaminan agar maksimal delay selalu terjaga dalam komunikasi data
yang dilakukan, contohnya adalah network game, voice dan video conference
application.
Anda dapat menggunakan aplikasi sniffer untuk
melihat penggunaan resource jaringan berdasarkan kriteria tertentu termasuk ip
address dan user. Contoh aplikasinya adalah WinDump
(http://www.tcpdump.org/wpcap.html) pada Windows platform, TCP Dump
(http://www.tcpdump.org) dan Ethereal (http://www.ethereal.com) pada Unix/Linux
platform serta Network Stumbler (http://www.stumbler.net) dan Air Snort
(http://airsnort.shmoo.com) untuk melakukan sniffing pada wireless network.
PENGGUNAAN PING
Contoh penggunaan ping :
ping 192.168.1.2 –t
Paket akan dikirimkan terus menerus sampai ada
penekanan tombol Ctrl + C.
ping 192.168.1.2 -n 32
Jumlah permintaan echo yang dikirimkan berjumlah 32
byte
ping 192.168.1.2 -l 32
Jumlah buffer yang dikirimkan sebanyak 32 byte
ping 192.168.1.2 -n 32
Jumlah waktu (timeout) untuk menunggu respon dalam
satuan milidetik. Pada contoh diatas waktu yang dibutuhkan adalah 1 milidetik.
Opsi yang lain dapat Anda lihat dengan mengetikkan :
ping /? pada prompt DOS Anda..
TEST PING
Apa itu test Ping? Bagaimana melakukan Test Ping
dari PC saya?
Test Ping adalah metode untuk melakukan tes koneksi
dengan Command Prompt (Windows) untuk mengetahui kualitas koneksi jaringan dari
PC anda ke jaringan ditempat lain yang telah terhubung ke PC anda baik itu
melalui jaringan lokal (intranet) ataupun jaringan luas (internet).
Cara melakukan test ping dari PC anda:
Buka Command Prompt, Start -> Program ->
Accessories -> Command Prompt atau dengan mengetik cmd dari RUN.
Pada Command Prompt ketik perintah ping ip address
parameter (parameter diberikan sesuai keperluan). Misalnya perintah ping
203.84.136.33 -n 100
Tambahan parameter -n 100 yang akan menghasilkan
reply sebanyak 100 kali.
Sebagai tambahan, parameter adalah aksesori
kelengkapan perintah dari suatu perintah utama. Dalam pembahasan ini, ping
mempunyai banyak parameter, diantaranya adalah -t (terus menerus), -n angka
(ditentukan berdasarkan angka) dll.
Jika koneksi lancar dan tidak ada gangguan maka akan
muncul pesan reply
Jika koneksi terputus atau ada masalah maka akan
muncul pesan “Request Timed Out”.
Anda juga bisa melakukan test ping langsung ke
domain name (tanpa perlu mengetikkan ip addressnya) , contoh “ping yahoo.com”.
PERJALANAN PING
Pada contoh ini, seorang user di Host A melakukan
ping ke alamat IP Host B. Mari kita cermati langkah demi langkah perjalanan
datanya :
Internet Control Message Protocol (ICMP) menciptakan
sebuah payload (data) pemintaan echo (di mana isinya hanya abjad di field
data).
ICMP menyerahkan payload tersebut ke Internet
Protocol (IP), yang lalu menciptakan sebuah paket. Paling sedikit, paket ini
berisi : sebuah alamat asal IP, sebuah alamat tujuan IP, dan sebuah field
protocol dengan nilai 01h (ingat bahwa Cisco suka menggunakan 0x di depan
karakter heksadesimal , jadi di router mungkin terlihat seperti 0×01). Semua
itu memberitahukan kepada host penerima tentang kepada siapa host penerima
harus menyerahkan payload ketika network tujuan telah dicapai – pada contoh ini
host menyerahkan payload kepada protocol ICMP.
Setelah paket dibuat, IP akan menentukan apakah
alamat IP tujuan ada di network local atau network remote.
Karena IP menentukan bahwa ini adalah permintaan
untuk network remote, maka paket perlu dikirimkan ke default gateway agar paket
dapat di route ke network remote. Registry di Windows dibaca untuk mencari
default gateway yang telah dikonfigurasi.
Default gateway dari host 192.168.0.7 (Host A)
dikonfigurasi ke 192.168.0.1. Untuk dapat mengirimkan paket ini ke default
gateway, harus diketahui dulu alamat hardware dari interface Ethernet 0 dari
router (yang dikonfigurasi dengan alamat IP 192.168.0.1 tersebut) Mengapa demikian?
Agar paket dapat diserahkan ke layer data link, lalu di-enkapsulasi menjadi
frame, dan dikirimkan ke interface router yang terhubung ke network
192.168.0.0. Host berkomunikasi hanya dengan alamat hardware pada LAN local.
Penting untuk memahami bahwa Host A, agar dapat berkomunikasi dengan Host B,
harus mengirimkan paket ke alamat MAC (alamat hardware Network adapter (LAN
Card) dari default gateway di network local.
Setelah itu, cache ARP dicek untuk melihat apakah
alamat IP dari default gateway sudah pernah di resolved (diterjemahkan) ke
sebuah alamat hardware:
Jika sudah, paket akan diserahkan ke layer data link
untuk dijadikan frame (alamat hardaware dari host tujuan diserahkan bersama
tersebut).
Jika alamat hardware tidak tersedia di cache ARP
dari host, sebuah broadcast ARP akan dikirimkan ke network local untuk mencari
alamat hardware dari 192.168.0.1. Router melakukan respon pada permintaan
tersebut dan menyerahkan alamat hardware dari Ethernet 0, dan host akan
menyimpan (cache) alamat ini. Router juga akan melakukan cache alamat hardware
dari host A di cache ARP nya.
Ping
(sering disebut sebagai singkatan dari Packet Internet Gopher) adalah sebuah
program utilitas yang dapat digunakan untuk memeriksa Induktivitas jaringan
berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).
Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung
dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan mengirim sebuah paket kepada
alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respon darinya.Jika
alamat hardware tidak pernah diterjemahkan atau di resolved oleh ARP (sehingga
tidak dicatat di cache ARP), router akan mengirimkan sebuah permintaan ARP
keluar dari interface E1 untuk alamat hardware 192.168.10.3 (KOTARO, 2013) . (Wikipedia,
2015)
3.
IPX
161 IPX disebarkan broadcast paket
Pengertian
IPX (Internetwork Packet Exchange)
IPX
(Internetwork Packet Exchange) adalah protokol jaringan komputer yang digunakan
oleh Sistem Operasi Novell Network (1980 sampai dengan 1990).
IPX
(Internetwork Packet Exchange) adalah protokol komunikasi tanpa koneksi,
seperti halnya Internet Protocol dan User Datagram Protocol pada kumpulan
TCP/IP.
IPX
(Internetwork Packet Exchange) digunakan untuk melakukan pemetaan paket-paket
data dari suatu titik didalam jaringan ketitik yang lainnya melalui sebuah
inter network. IPX (Internetwork Packet Exchange) beroperasi dilapisan jaringan
(lapisan ketiga OSI layer), dan dapat digunakan didalam teknologi Ethernet,
Token Ring, dan Protokol Data Link lainnya.
Pengalamatan
IPX
Jaringan-jaringan
logis diberi alamat 32-bit bilangan hexadecimal dengan jangkauan 0x00000001
hingga 0xFFFFFFFE. Alamat ini dinamakan juga dengan alamat jaringan (Network
Address).
Setiap
host memiliki alamat node-nya masing-masing yang secara defaultnya diatur ke
alamat MAC yang digunakan oleh kartu jaringan node tersebut. Alamat node pun
ditambahkan ke alamat jaringan untuk membuat tanda pengenal unik untuk
host-host didalam jaringan. (Sweetpink,
2014)
4.
IPX
MTU Mismatch 172
IPX digunakan untuk melakukan pemetaan
paket-paket data dari satu titik di dalam jaringan ke titik lainnya melalui
sebuah internetwork. IPX beroperasi di lapisan jaringan (lapisan ketiga pada model OSI), dan dapat
digunakan di dalam teknologi Ethernet, Token Ring, dan protokol lapisan data-link lainnya. IPX memang dahulu pernah digunakan
pada Local Area Network (LAN) berbasis Novell
NetWare sebelum akhirnya Novell menggantinya dengan TCP/IP saat merilis NetWare
5.x. Sebelum diganti dengan TCP/IP, protokol ini merupakan protokol yang sangat
populer.
Pada awalnya, penggunaan IPX sangatlah
banyak, sebelum munculnya Internet
booming pertengahan dekade
1990an. Pada saat itu, komputer dan jaringan komputer dapat menjalankan
beberapa protokol jaringan, sehingga hampir semua jaringan berbasis IPX juga
menjalankan TCP/IP untuk mengizinkan konektivitas Internet. Sebelum versi
NetWare 5.x IPX merupakan protokol yang wajib, akan tetapi, pada versi 5.x atau
yang lebih baru, Novell mengizinkan penggunanya untuk menjalankan NetWare tanpa
IPX. (Wikipedia bahasa Indonesia, 2013)
Bibliography
KOTARO, R. (2013, juni 25). Pengertian
Ping Dan Cara Membacanya Pada Command Prompt ( CMD ). Retrieved november
09, 2016, from PERPUS MINI: http://miniperpuskit.blogspot.co.id/2013/06/ping-adalah-software-yang-berjalan-di.html
Kurniawan, J. (2013, November 08). Cara Melakukan
Traceroute/Tracert Pada Windows. Retrieved November 09, 2016, from Joko
Kurniawan Blog: http://blogjokokblog.blogspot.co.id/2013/11/cara-melakukan-traceroutetracert-pada.html
Sweetpink, M. (2014, mei 11). IPX (Internetwork Packet
Exchange). Retrieved november 09, 2016, from Marga Sweetpink:
http://ozzysweetpink.blogspot.co.id/2014/05/ipx-internetwork-packet-exchange.html
Wikipedia bahasa Indonesia, e. b. (2013, april 06). IPX.
Retrieved november 09, 2016, from wikipedia:
https://id.wikipedia.org/wiki/IPX
Wikipedia. (2015, september 23). Ping. Retrieved
november 09, 2016, from Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Ping
Nama
: INDRA KURNIAWAN
Asal : SMK ISLAM 1 BLITAR
Motto : KEEP CALM ENJOY IT




ConversionConversion EmoticonEmoticon